Skip to content Skip to footer

Kalam Hidup Mendapat Penghargaan dari LAI

KALAM HIDUP – PENYALUR UTAMA LEMBAGA ALKITAB INDONESIA

kalam hidup.com – Sebelum tahun 1992, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) melaksanakan kegiatan penyebaran  Alkitab ke berbagai sasaran secara mandiri. Melalui Departemen Penyebaran, LAI terlibat aktif dalam kegiatan promosi sampai pendistribusian Alkitab. Hal tersebut dilakukan secara langsung dari Jakarta maupun melalui perwakilan-perwakilan LAI di daerah-daerah. 

Kalam Hidup Penyalur Utama (Pertama) LAI

Namun sejak tahun 1992 terjadi perubahan dalam pendistribusian atau penyebaran Alkitab. Tepatnya terhitung sejak tanggal 1 November 1992 LAI telah menjalin kerjasama dengan menunjuk Penyalur-penyalur Utama (Pertama) LAI khusunya dalam bidang penyebaran Alkitab dan bagian-bagiannya. Pada saat itu, Pertama LAI terdiri dari: Yayasan Kalam Hidup (KH), Toko Buku Yayasan Immanuel, PT. Gapura Jasa Mulia, PT BPK Gunung Mulia, PT Mulia Purna Jayaterbit, dan lembaga Literatur Baptis. Sejak menjadi Pertama LAI, Kalam Hidup telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam penyebaran Alkitab ke berbagai pelosok tanah air. Melalui cabang-cabangnya yang tersebar di beberapa Propinsi Indonesia, KH hingga kini telah mendistribusikan jutaan eksemplar Alkitab dan bagian-bagianya, bahkan hingga ke luar negeri, seperti, Malaysia, Singapura, dan Hongkong, dan lainnya. 

Prestasi dan Penghargaan dari LAI

Sebagai Penyalur Utama (pertama) LAI, Kalam Hidup beberapa kali secara berturut-turut menorehkan prestasi sebagai Pertama LAI terbaik. Puncaknya pada tahun 2005 KH mendapatkan penghargaan sebagai Penyalur Utama Terbaik. Atas pencapaian tersebut, Lembaga Alkitab Indonesia memberikan penghargaan dengan memberikan bonus berupa pemberian 270 eksemplar Alkitab TB 052 TI senilai Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Selain itu, aprisiasi dari LAI juga diberikan kepada KH pada tahunh 2019 atas kerjasamanya dengan LAI dalam mewujudkan Alkitab untuk semua. 

Distribusi Alkitab di Era Pandemi

Masa pandemi covid-19 yang merebak di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi masa paling berat bagi pelaku toko buku rohani Kristen. Tak terkecuali, KH pun mengalami keterpurukan terutama di masa gentingnya penyebaran covid-19 antara tahun 2020-2022. Namun patut disyukuri, justru pada ada masa-masa sulit ini, Kalam Hidup tetap mampu bertahan sampai saat ini sementara banyak toko buku rohani Kristen lainnya gulung tikar atau tutup.  Harus diakui eksistensi KH melewati krisis di masa pandemi karena adanya “topangan” dari penjualan/penyebaran Alkitab yang tinggi. Ini terbukti pada tahun 2020  – 2021, KH menjadi satu-satunya Pertama LAI yang mampu menjual atau mendistribusikan Alkitab melebihi angka 100.000 eksemplar. 

Kerjasama Kalam Hidup dengan LAI Ke depan

Sejak menjadi Pertama LAI pada tahun 1992 hingga sekarang, KH telah menjadi Pertama LAI yang berprestasi. Atas pencapaian tersebut, LAI terus memercayakan KH untuk terus mengembangkan pelayanannya dalam penyebaran Alkitab. Ada beberapa program yang terus mendapat support dari LAI yang khusus hanya dijalankan oleh Kalam Hidup. Seperti Program Kanvasing yakni program untuk mendistribusikan Alkitab ke daerah-daerah baru dengan ketentuan khusus. Selain itu KH juga bermitra dengan Departemen Promosi LAI mengadakan pameran-pameran di berbagai gereja di seluruh Indonesia. Di masa pandemi kerjasama promosi terus terjali dengan LAI melalui penyelenggaraan webinar-webinar dengan mendatangkan nara sumber yang kompeten. Kami percaya dengan semakin terkendali dan menurunnya penyebaran covid-19 bahkan sedang mengarah menjadi endemi, keberadaan KH ke depan sebagai mitra utama LAI dalam pendistribusian Alkitab akan terus meningkat untuk menyebarkan Firman Tuhan ke seluruh pelosok tanah air Indonesia tercinta.

Yupiter Sepaya

Leave a comment