Skip to content Skip to footer

KATA-KATA DAN TINDAKAN IMAN (Matius 8:8)

KATA-KATA DAN TINDAKAN IMAN
(Matius 8:8)

                Ada seorang bapak tua yang ingin sekali memiliki sebuah sepeda motor untuk nantinya bisa dia gunakan dalam dia menjalani pekerjaannya sebagai seorang penjual sayur. Karena biasanya setiap hari dia bekeliling menjual sayur hanya menggunakan sepeda, yang pastinya sangat melelahkan untuk ukuran seorang yang sudah cukup tua. Pada suatu hari dia berdoa kepada Tuhan “Tuhan yesus, aku membutuhkan sebuah sepeda motor untuk aku bekerja dan memenuhi kebutuhan keluargaku setiap harinya, jikalau Engkau berkehendak, berikanlah aku sebuah sepeda motor ya Tuhan, aku sangat percaya bahwa Tuhan akan selalu menyediakan apa yang aku perlukan amin”. Sebuah doa yang sederhana, setelah berdoa dia membuat sebuah garasi kecil disamping rumahnya untuk menyimpan sebuah sepeda motor. Dilihat dari tindakan bapak tua tersebut, kita bisa melihat bahwa dia memiliki keyakinan bahwa doanya sudah Tuhan jawab. Dia mengimani bahwa tidak lama lagi dia akan memperoleh sebuah sepeda motor yang sudah sekian lama dia impikan. Dan benarlah apa yang dia imani tersebut, kira-kira dua minggu kemudian, bapak tua tersebut akhirnya memperoleh berkat yang sangat banyak, sehingga dia mampu membeli sebuah sepeda motor.

Luar biasa, kata-kata serta tindakan iman tersebut yang akhirnya membuat doa yang dinaikkan oleh pak tua kepada Tuhan Yesus akhirnya terkabul.

Seperti  perkataan dan tindakan iman yang dilakukan oleh seorang perwira di Kapernaum yang tercatat didalam injil Matius 8:8 “…Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh”. Melihat perkataan tersebut kita bisa melihat betapa besarnya iman seorang perwira tersebut yang mendatangi Yesus memohon kesembuhan untuk hambanya yang sedang sakit. Secara manusia bisa saja dia memiliki perasaan ragu, masakan hanya dengan sebuah perkataan serta tindakan yang sederhana, hambanya yang sakit tersebut bisa sembuh??? Tetapi yang perwira tersebut lakukan sangat menakjubkan, dia bertindak dengan cara datang kepada Tuhan Yesus, dan dia mengungkapkan kata-kata iman dengan penuh keyakinan. Sehingga pada akhirnya, terjadilah sebuah mujizat, pada saat itu juga hambanya tersebut sembuh dari sakit yang dideritanya.

Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana dengan kita? Seringkali kita mengeluh kepada Tuhan “mengapa Tuhan tidak menjawab doa-doaku selama ini?Aku sudah rajin ikut kebaktian, aku sudah rutin untuk memberikan perpuluhan, dan lain sebagainya. Tapi kenapa sampai sekarang doaku belum juga dijawab??? Apa benar Tuhan itu ada???”. Coba koreksi diri kita, apakah kita sudah berkata-kata serta bertindak dengan iman yang sungguh kepada Tuhan??? Apakah doa-doa yang kita sampaikan kepada Tuhan sudah kita yakini bahwa Tuhan sanggup bertindak dan pasti menjawab doa kita tersebut? Atau justru kita ragu-ragu akan kuasa dan keberadaan Tuhan dalam hidup kita???

Oleh karena itu, mulai saat ini marilah kita balajar untuk meminta kepada Tuhan dengan keyakinan yang teguh, tanpa ragu-ragu dan lakukan tindakan yang nyata sebagai wujud nyata daripada iman kita kepada Tuhan, karena iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati. Percayailah dengan sungguh-sungguh bahwa Tuhan itu pasti, dan bahkah sudah bekerja dalam setiap pergumulan didalam kehidupan kita. Jangan pernah ada keraguan dalam hati kita akan kuasa Tuhan yang sangat besar itu! Munculkan iman dalam perkataan maupun perbuatan kita saat menghadapi segala pergumulan kita. Maka Tuhan akan bekerja dan menunjukkan kuasa-Nya dengan cara, waktu, serta maksud Tuhan sendiri dalam kehidupan kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati…

Leave a comment

0/5